• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Pengaruh Pengaplikasian Phase Change Material (PCM) Parafin Pada Beton Mutu Sedang Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Emisivitas Beton

    Thumbnail
    View/Open
    20511011.pdf (5.078Mb)
    Date
    2024
    Author
    A, Annisa Nabila
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pemanasan global kian parah yang ditandai dengan peningkatan suhu udara pada banyak wilayah. Pemanasan global berkaitan dengan efisiensi energi pada bangunan. Penyelesaian permasalahan pemanasan global dan efisiensi energi bisa dilakukan dengan menambahkan zat aditif pada material bangunan. Namun penambahan zat aditif perlu dilakukan dengan tepat agar kekuatan beton masih sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Penelitian ini mengeksplorasi parafin sebagai Phase Change Material (PCM) dalam beton dan dampaknya terhadap mutu beton serta suhu permukaan. Studi ini berfokus pada variasi kadar parafin untuk menentukan persentase optimal yang menstabilkan suhu tanpa menurunkan mutu beton secara signifikan. Pada penelitian ini digunakan bahan tambah parafin sebanyak 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat semen dan pasir. Pengujian dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik, dan suhu permukaan beton pada umur 28 hari. Perhitungan perencanaan campuran beton menggunakan SNI 2834-2000 dengan kuat tekan rencana 35 MPa. Penelitian menggunakan metode eksperimen di laboratorium dengan sampel beton untuk mengukur kuat tekan, kuat tarik dan suhu permukaan beton. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan Phase Change Material (PCM) pada beton mempengaruhi kekuatan tekan dan tarik beton serta stabilitas suhu permukaannya. Variasi PCM 2,5% menghasilkan kuat tekan maksimum 29,32 MPa dan kuat tarik 2,25 MPa, sementara variasi 10% menurunkan kekuatan beton secara signifikan. Variasi 5% memberikan hasil terbaik dengan kuat tekan 25,55 MPa dan kuat tarik yang masih memadai, memenuhi standar beton mutu sedang (21-40 MPa). Seiring dengan penambahan PCM, suhu permukaan lebih stabil. Penambahan PCM optimal pada 5% menjaga stabilitas suhu tanpa menurunkan mutu beton secara signifikan, sehingga dapat berpotensi diterapkan pada bangunan untuk mendukung efisiensi energi dan menghadapi pemanasan global.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53993
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV