Show simple item record

dc.contributor.authorAkira, Frea Huga
dc.contributor.authorIlham, Fachril Muhammad
dc.date.accessioned2024-12-17T02:53:33Z
dc.date.available2024-12-17T02:53:33Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53983
dc.description.abstractAsam asetat merupakan senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma pada makanan. Pendirian Asam Asetat dengan kapasitas 30.000 ton/tahun direncanakan akan didirikan di daerah Indramayu, Jawa Barat pada tahun 2029. Proses produksi Asam Asetat menggunakan Reaktor Fixed Bed Multitube pada kondisi operasi 300°C pada tekanan 5 atm dan menggunakan proses oksidasi n-butana. Produk keluaran reaktor menghasilkan uap asam asetat dan air. Kemudian gas tersebut dialirkan pada condenser partial untuk diubah fasenya dari gas menjadi cair yang selanjutnya dialirkan ke separator untuk dipisahkan antara produk (cair) dengan bahan baku (gas) untuk di recycle. Kemudian hasil bawah dari separator dialirkan ke Menara Distilasi untuk proses pemisahan dan pemurnian. Pada keluaran atas Menara Distilasi akan berupa air yang langsung dialirkan ke Unit Pengendalian Limbah. Untuk keluaran bawah yang berupa asam asetat akan dialirkan ke tangki penyimpanan produk dengan kemurnian 99%. Untuk produksi asam asetat 30.000 ton/tahun dibutuhkan bahan baku n-butana sebanyak 14.700 ton/tahun. Utilitas untuk mendukung proses produksinya dibutuhkan air pendingin sebanyak 13.178 kg/jam, kebutuhan air service sebanyak 583 kg/jam, dan air steam sebanyak 8.146 kg/jam. Untuk kebutuhan listrik pabrik ini membutuhkan 567 kW. Dari studi evalusi ekonomi, Keuntungan pabrik sebelum pajak sebesar Rp 367.946.679.845 per tahun dan setelah pajak sebesar Rp. 275.960.009.883. Return Of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 66% dan setelah pajak sebesar 49%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak selama 1 tahun dan POT setelah pajak selama 1 tahun. Syarat POT. Break Even Point (BEP) pada pabrik Asam Asetat sebesar 40%. Untuk nilai Shut Down Point (SDP) didapatkan sebesar 33%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) pada pabrik asam asetat sebesar 10%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAsam Asetaten_US
dc.subjectEvaluasi Ekonomien_US
dc.subjectFixed Bed Multitubeen_US
dc.subjectN-butanaen_US
dc.subjectOksidasien_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Asam Asetat dengan Oksidasi N-butana Kapasitas 30.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20521140
dc.Identifier.NIM20521230


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record