| dc.description.abstract | Kecelakaan kerja merupakan peristiwa yang dapat menyebabkan dampak serius
terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja di berbagai sektor industri, termasuk
industri pembangkit listrik. Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan aspek
penting bagi suatu perusahaan untuk memastikan para pekerja terhindar dari risiko
kecelakaan kerja. PT PLN Nusantara Power UPK Tarahan adalah sebuah perusahaan
yang bergerak dibidang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang memiliki
sistem operasi pengelolaan batubara berupa Unloading dan Reclaming dimana pada
operasi tersebut terdapat banyak potensi bahaya dan risiko sehingga dapat berpeluang
terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko
kecelakaan kerja serta memberikan usulan pengendalian untuk meminimalisasi
potensi kecelakaan pada proses Unloading dan Reclaming di PT PLN Nusantara
Power UPK Tarahan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Hazard
Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), yang berguna
dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta menilai dan menentukan tindak
pengendalian risiko yang terkait dengan kecelakaan kerja. Metode HIRADC
digunakan bersama dengan pendekatan teori domino untuk mengetahui risiko
kecelakaan paling dominan lewat asesmen faktor sumber dan penyebab terjadinya
kecelakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 83 temuan risiko terdapat 5
pekerjaan dengan risiko kecelakaan kerja paling dominan yaitu pekerjaan pengecekan
line unloading dengan risiko terjatuh saat berjalan melintasi line unloading, pekerjaan
pengecekan area silo dengan risiko terjatuh dari coal silo, pekerjaan change roller
dengan risiko terjatuh saat penggantian roller, pekerjaan change roller dengan risiko
kaki atau tangan terjepit roller, dan pekerjaan pengecekan belt conveyor dengan risiko
kaki atau tangan terjepit belt. Berdasarkan hasil temuan faktor penyebab risiko
kecelakaan dominan yang didapat maka disarankan beberapa rekomendasi upaya
pengendalian. | en_US |