Nilai-nilai Pendidikan Akidah pada Fase Makkah dalam Kitab As-sῑrah An-nabawiyyah, ‘ard Waqᾱ`IQ Wa Taḥlil Aḥdaṡ, Karya Ali Muḥammad Aṣ-ṣalᾱbi
Abstract
Dalam dunia pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini, kita dihadapkan dengan
realita penurunan keimanan, akidah dan tauhid para peserta didik, hal ini
ditunjukkan pada perilaku kesyirikan, rendahnya akhlak, dan terperdaya dengan
pengaruh media sosial yang sangat masif. Fenomena semacam ini disebabkan
karena lemahnya pendidikan nilai-nilai akidah bagi para peserta didik. Lemahnya
pemahaman terhadap kewajiban mereka kepada Sang Khāliq. Padahal Islam telah
memberikan contoh kehidupan yang sangat ideal dengan nilai-nilai akidah sebagai
pondasi, yaitu pada diri Nabi Muhammad terutama pada fase Makkah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi; yang
memiliki value bound, mempunyai hubungan dengan nilai-nilai. Penelitian ini
bersumber pada data primer dan data sekunder. Data primernya adalah kitab AsSīrah An-Nabawiyyah „Ard Waqāiq wa Taḥlil Ahdaṡ karya Ali Muḥammad AṣṢalābi. Teknis analisis data dalam penelitian ini dengan metode konten analisis.
Hasil penelitian nilai-nilai pendidikan akidah ini; Akan selalu menjadikan
Alquran sebagai sumber akidah, mengimani bahwa risalah para Nabi adalah sama
yaitu untuk beribadah kepada Allah, sebagai Sang Khālik, mengimani hal-hal
yang ghaib, meyakini keistimewaan yang dimiliki Nabi, mimpi beliau adalah
wahyu Allah, andil dalam mendakwahkan akidah, meneguhkan keimanan dengan
terwujudnya bai`ah, nilai akidah mewujudkan kesiapan untuk berhijrah, akidah
yang benar akan tercermin dalam akhlak yang mulia, berupa; keikhlasan, terjalin
ukhwah yang baik, bertawakkal, mencari rezeki yang halal, mencari pasangan
yang salihah, serta sabar dalam ujian.
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
