Efek Tempe dari Bahan Kedelai yang difermentasi menggunakan Rhizopus Oligosporus Terhadap Kadar Profil Lipid Darah Induk Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Wistar Postpartum
Abstract
Latar Belakang: Kehamilan menyebabkan perubahan signifikan pada
metabolisme lipid, yang dapat berlanjut hingga periode postpartum. Profil lipid
yang tidak terkontrol dapat menyebabkan risiko kesehatan jangka panjang. Salah
satu cara untuk mengatur profil lipid adalah melalui konsumsi pangan probiotik,
seperti tempe, yang kaya akan protein dan nutrisi penting lainnya.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek tempe dari
bahan kedelai yang difermentasi menggunakan Rhizopus oligosporus terhadap
kadar profil lipid, termasuk kolesterol total, LDL, dan HDL pada induk tikus putih
galur Wistar postpartum.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan model hewan tikus putih galur
Wistar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok
yang diberi tempe hasil fermentasi Rhizopus oligosporus. Kadar profil lipid diukur
sesudah perlakuan dengan metode CHOD PAP.
Hasil: Setelah dilakukan analisis, ditemukan bahwa pemberian tempe fermentasi
secara signifikan menurunkan kadar kolesterol total (p < 0,05). Kadar LDL dan
HDL juga terdapat perubahan tetapi tidak signifikan.
Simpulan: Pemberian tempe fermentasi Rhizopus oligosporus efektif menurunkan
kadar kolesterol total tikus postpartum, tetapi tidak memiliki efek signifikan
terhadap penurunan LDL dan peningkatan HDL. Penelitian lebih lanjut diperlukan
untuk memahami mekanisme ini dan aplikasinya pada manusia.
Collections
- Medical Education [2934]
