• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Biodiesel dari Minyak Kelapa Sawit dan Metanol dengan Kapasitas 100.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    20521028.pdf (3.154Mb)
    Date
    2024
    Author
    Cemerlang, Arum Intan
    Azizah, Iin Anggraini Noor
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diproduksi dari berbagai sumber minyak nabati, termasuk minyak kelapa sawit. Prarancangan ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi minyak kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan biodiesel, meningkatkan produk biodiesel, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak bumi, serta mengkaji proses esterifikasi dan proses transesterifikasi yang digunakan dalam produksi biodiesel yang layak dibangun. Tugas akhir ini membahas prarancangan pabrik biodiesel dari minyak kelapa sawit dan metanol dengan kapasitas 100.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/ tahun selama 24 jam/hari dengan jumlah karyawan sebanyak 150 orang . Pabrik ini direncanakan dibangun di provinsi Riau, Kabupaten Siak, Kecematan Siak dengan luas tanah 14.000 m2 dan luas bangunan yang digunakan 13.248 m2 . Bahan baku yang digunakan adalah minyak kelapa sawit sebesar 12.626 kg/jam dan metanol sebanyak 5.593 kg/jam. Proses pembuatan biodiesel terdiri dari 4 tahap yaitu esterifikasi, transesterifikasi, pencucian, dan distilasi. Tahap pertama merupakan proses yang melibatkan reaksi esterifikasi, yaitu dengan melibatkan katalis H2SO4. Katalis ini akan menurunkan kadar asam lemak yang tidak diinginkan. Tahap kedua dilakukan merupakan proses yang melibatkan reaksi transesterifikasi, yaitu dengan katalis NaOH. Katalis ini akan merubah asam lemak menjadi biodiesel. Tahap ketiga pada masing-masing reaksi akan dilakukan pencucian yang bertujuan untuk menghilangkan kontaminasi. Tahap keempat adalah proses distilasi dimana dilakukannya pemisahan antara biodisel dengan zat yang tidak diinginkan. Hasil menunjukkan bahwa minyak kelapa sawit memiliki potensi tinggi sebagai sumber biodiesel karena ketersediaannya yang melimpah dan sifatnya yang dapat diperbarui . Analisi resiko menunjukkan bahwa pabrik biodiesel berdasarkan kondisi operasi, sifat-sifat bahan baku dan produk tergolong beresiko rendah. Evaluasi ekonomi menunjukkan tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 40,68% sebelum pajak dan 30,51% setelah pajak, serta Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 2 tahun dan setelah pajak 2,5 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 47,69% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 31,90%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) tercatat sebesar 31,27 %. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53881
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV