• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Pusat Pelayanan Autisme Anak dan Remaja di Yogyakarta dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku

    Thumbnail
    View/Open
    20512215.pdf (24.02Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hanani, Alif Salma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jumlah penyandang autis diprediksikan akan terus meningkat seiring gaya hidup dan lingkungan yang tidak lagi sehat. Tidak seperti di luar negeri, kebanyakan orang tua di Indonesia malu memiliki anak autis. Hal ini menyebabkan sulitnya melakukan pendataan, sehingga jumlah penyandang autis belum pasti sampai sekarang. Namun diperkirakan peningkatan jumlah penderita autisme di Yogyakarta dari tahun ke tahun semakin bertambah dilihat dari pendataan pada penambahan siswa disekolah-sekolah khusus autis di Yogyakarta. Bertambahnya jumlah autisme tersebut tidak disertai dengan adanya penambahan fasilitas pelayanan dan juga fasilitas pendidikan untuk autisme. Kapasitas yang kurang memadahi dikarenakan bertambahnya jumlah penderita menyebabkan minimnya layanan khusus autisme di Yogyakarta Permasalahan tidak tersebarnya fasilitas khusus autisme di Yogyakarta menjadi perhatian saat ini. Jika dilihat juga titik persebaran pusat layanan autis dan sekolah khusus autis di DIY juga tidak merata seperti pada Kabupaten Bantul dan sekitarnya yang di daerahnya sendiri tidak terdapat layanan autis satupun sehingga akan menyulitkan anak penderita autis di daerah dan sekitar daerah tersebut untuk mendapatkan penanganan.Oleh karena itu perlunya fasilitas pelayanan untuk anak autisme khususnya di daerah Bantul yang akan mewadahi fungsi terapi dan pendidikan Informal yang juga memberikan fasilitas terapi baru yang belum ada sebelumnya. Dari permasalahan tersebut, Penulis mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara menerapkan Pendekatan Behavioral Architecture atau Pendekatan Perilaku yakni pendekatan yang berfokus pada karakteristik dan kecenderungan tiap individu autisme yang nantinya dari pendekatan perilaku tersebut akan diterapkan pada desain berupa tata ruang, fungsi, bentuk, ruang luar dan lain sebagainya. Sehingga diharapkan akan memberikan respon positif dan berdampak pada penyembuhan penderita autisme supaya mereka dapat kembali berinteraksi dengan baik lagi di masyarakat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53868
    Collections
    • Architecture [4119]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV