Show simple item record

dc.contributor.authorSadikin, Ajeng Maulani
dc.date.accessioned2024-12-02T04:54:02Z
dc.date.available2024-12-02T04:54:02Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53853
dc.description.abstractKesejahteraan sekolah sangat penting bagi santri di pondok pesantren, karena akan menjadi indikator penting untuk pengembangan psikologis dan akdemik mereka. Meskipun demikian, masih ada sejumlah siswa yang menghadapi tantangan kesejahteraan, yang berdampak negatif pada kondisi psikologis dan prestasi akademik mereka. Dalam mencapai kesejahteraan sekolah yang optimal, perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran welas asih diri sebagai mediator pada pengaruh dukungan sosial dan kesejahteraan sekolah. Penelitian ini melibatkan 315 siswa yang bersekolah dan tinggal di pondok pesantren. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari skala Brief Adolescent Subjective Well-Being in School Scale (BASWBSS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan skala skala welas diri (SWD). Teknis analisis yang digunakan untuk menguji peran mediator adalah dengan menggunakan Process Macro for SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa welas asih diri memiliki efek mediasi dukungan sosial terhadap kesejahteraan sekolah pada santri pondok pesantren.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDukungan Sosialen_US
dc.subjectKesejahteraan Sekolahen_US
dc.subjectWelas Asih Dirien_US
dc.subjectPondok Pesantrenen_US
dc.titleWelas Asih Diri Sebagai Mediator Peran Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Sekolah Pada Santri Pondok Pesantrenen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22915001


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record