| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan dalam proses
produksi batik tulis Truntum pada UMKM Sidomukti di Yogyakarta dengan menggunakan
metode Lean Manufacturing dan Value Stream Mapping (VSM). Temuan awal menunjukkan
bahwa pemborosan paling kritis terjadi pada proses waiting akibat pemanasan lilin yang lambat
menggunakan kompor minyak tanah dan kuali berkerak, serta pada overprocessing akibat
canting yang sering mampet. Usulan perbaikan dari kompor minyak tanah yang memakan biaya
Rp.32.400 dengan menggunakan kompor elektrik menjadi Rp.14.516,32 dengan kWh yang
dihasilkan dengan daya 200 watt yaitu 10,048 kWh sedangkan perbaikan dengan mengusulkan
tatakan agar canting tidak mampet yaitu berkurang menjadi 4500 detik. Usulan perbaikan
berupa penggantian kompor minyak tanah dengan kompor elektrik dan desain tatakan untuk
menjaga suhu canting berhasil mengurangi waktu proses produksi dari 296.459,94 detik
menjadi 290.746,64 detik. | en_US |