Peran Amnesty Internasional dalam Merespons Pelanggaran Ham di Qatar Saat Persiapan Piala Dunia Tahun 2013-2022
Abstract
Penelitian ini menganalisis peran Amnesty Internasional dalam merespon
pelanggaran HAM yang dialami pekerja migran di Qatar selama persiapan Piala
Dunia 2022 . Sebagai NGO, Amnesty Internasional berupaya mengungkap kondisi
kerja tidak manusiawi yang dihadapi para pekerja migran dalam pembangunan
infrastruktur besar-besaran Qatar. Amnesty menyoroti pelanggaran yang terjadi
dalam sistem kafala, seperti keterlambatan gaji, kondisi tempat tinggal yang tidak
layak, dan diskriminasi berdasarkan kebangsaan dan prosedur keselamatan tidak
memadai. Dengan menggunakan teori NGOs dari Shamima Ahmed dan David M.
Potter, penelitian ini membahas bagaimana Amnesty memainkan peran politk
melalui advokasi, pendidikan publik dan peningkatan kesadaran, dan penetapan
agenda yang menyoroti masalah HAM di Qatar, pemantauan aktor transnasional
dan Penetapan Agenda dalam arena pengambilan keputusan global. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa Amnesty berhasil menarik perhatian internasional,
mengadvokasi hak-hak pekerja migran, dan memberi tekanan pada pemerintah
Qatar dan FIFA untuk menerapkan reformasi yang lebih baik dalam hal HAM.
Amnesty, bersama organisasi HAM lainnya, terus mendesak Qatar untuk mematuhi
standar HAM internasional dan mendesak FIFA agar lebih bertanggung jawab
dalam memantau kepatuhan negara tuan rumah terhadap HAM. Penelitian ini
menegaskan pentingnya peran organisasi internasional dalam menyuarakan HAM
pada acara besar seperti Piala Dunia.
Collections
- International Relations [937]
