Show simple item record

dc.contributor.authorPutranto, Muhammad Naufal Syafri
dc.date.accessioned2024-11-26T05:05:48Z
dc.date.available2024-11-26T05:05:48Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53831
dc.description.abstractKesejahteraan psikologis merupakan aspek penting dari kualitas hidup individu. Pemenuhan kebutuhan psikologis dasar, yakni otonomi, kompetensi, dan keterhubungan, berperan penting dalam mendukung kesejahteraan tersebut. Sementara itu tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis dasar manusia (frustrasi) akan berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kepuasan dan frustrasi kebutuhan psikologis dasar dengan kesejahteraan psikologis pada individu usia dewasa. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 117 partisipan usia dewasa (usia 21 tahun ke atas) yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Basic Psychological Needs Satisfaction and Frustration Scale (BPNSFS) dan Ryff’s Psychological Well-being Scale (PWBS), sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan hubungan positif signifikan antara kepuasan kebutuhan psikologis dengan kesejahteraan psikologis (r = 0,320, p < 0,01) dan hubungan negatif signifikan antara frustrasi kebutuhan dengan kesejahteraan psikologis (r = –0,328, p < 0,01). Temuan ini mendukung teori Self-Determination dan menegaskan pentingnya peningkatkan pemenuhan kebutuhan psikologis dasar untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleHubungan Kebutuhan Psikologis Dasar (Basic Psychological Needs) dengan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-being)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320317


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record