| dc.description.abstract | Kesejahteraan psikologis merupakan aspek penting dari kualitas hidup individu.
Pemenuhan kebutuhan psikologis dasar, yakni otonomi, kompetensi, dan
keterhubungan, berperan penting dalam mendukung kesejahteraan tersebut.
Sementara itu tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis dasar manusia (frustrasi)
akan berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan
untuk menguji hubungan antara kepuasan dan frustrasi kebutuhan psikologis dasar
dengan kesejahteraan psikologis pada individu usia dewasa. Desain penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 117 partisipan usia
dewasa (usia 21 tahun ke atas) yang dipilih melalui teknik convenience sampling.
Alat ukur yang digunakan adalah Basic Psychological Needs Satisfaction and
Frustration Scale (BPNSFS) dan Ryff’s Psychological Well-being Scale (PWBS),
sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil
menunjukkan hubungan positif signifikan antara kepuasan kebutuhan psikologis
dengan kesejahteraan psikologis (r = 0,320, p < 0,01) dan hubungan negatif
signifikan antara frustrasi kebutuhan dengan kesejahteraan psikologis (r = –0,328,
p < 0,01). Temuan ini mendukung teori Self-Determination dan menegaskan
pentingnya peningkatkan pemenuhan kebutuhan psikologis dasar untuk
meningkatkan kesejahteraan psikologis. | en_US |