Show simple item record

dc.contributor.authorAnanta, Yoga Caesar
dc.date.accessioned2024-11-25T04:50:30Z
dc.date.available2024-11-25T04:50:30Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53808
dc.description.abstractLatar belakang: Resistance Training merupakan latihan yang dimaksudkan untuk melatih kekuatan dan ketahanan pada otot rangka. Resistance training dapat mempengaruhi kadar kortisol dalam tubuh, Peningkatan stress fisik pada resistance training akan meningkatkan kadar kortisol pada saat latihan dan menjadi lebih rendah kadarnya pada fase istirahat. Penurunan kadar kortisol pada fase istirahat berhubungan dengan fosforilasi p70S6K pada persinyalan protein untuk sintesis pada massa otot. Tujuan Penelitian: Tujuan dari scooping review ini untuk mengetahui pengaruh hormon kortisol terhadap perubahan massa otot pada resistance training Metode Penelitian: Pada penelitian scooping review ini, kami mencari artikel dari 4 database (PubMed, Sciencedirect, Sagejournal, dan Google Scholar). Semua artikel dilakukan identifikasi sesuai dengan ketentuan yang telah kami terapkan. Artikel yang dieksklusikan pada penelitian ini berjumlah 11 artikel. Hasil: Hasil yang kami temukan dalam artikel yang diidentifikasi adalah sebagai berikut (a) Resistance training dapat meningkatkan massa otot dalam jangka waktu tertentu setelah latihan (b) Resistance trainining dapat menurunkan kadar kortisol pada fase istirahat. Kesimpulan: Kesimpulan pada scooping review ini adalah pada resistance training terjadi perubahan atau pertumbuhan massa otot dan perubahan atau pengurangan serum kortisol.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectResistance Trainingen_US
dc.subjectKortisolen_US
dc.subjectMassa Ototen_US
dc.titleScoping Review: Pengaruh Hormon Kortisol Terhadap Perubahan Massa Otot Pada Resistance Trainingen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM16711111


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record