| dc.description.abstract | Pabrik Sodium Thiosulfate pentahydrate dirancang untuk memenuhi
kebutuhan di dalam maupun di luar negeri. Kapasitas yang direncanakan dengan
bahan baku Sodium Sulfite dan Sulfur sebesar 14.000 ton/tahun. Pabrik ini
beroperasi secara kontinyu selama 330 hari dalam setahun. Pabrik ini direncanakan
berdiri di wilayah Gresik, Jawa Timur diatas tanah seluas 15.24 m2 Proses
pembuatan Sodium Thiosulfate pentahydrate dilakukan dalam Reaktor Alir Tangki
Berpengaduk (RATB). Pada reaktor ini reaksi berlangsung pada fase padat-cair,
irreversible, eksotermis, pada suhu 80°C dan tekanan 1 atm, sehingga untuk
menjaga suhu reaksi digunakan jaket pendingin. Pabrik ini digolongkan pabrik
beresiko rendah (low risk) karena kondisi operasi relatif rendah. Untuk
memproduksi Sodium Thiosulfate pentahydrate dengan kapasitas 14.000 ton/tahun
diperlukan bahan baku Sodium Sulfite sebesar 1.409,16 kg/jam dan Sulfur sebesar
362,10 kg/jam. Utilitas pendukung proses meliputi penyediaan air proses sebesar
3.409,59 kg/jam, penyediaan udara tekan sebesar 16,82 m3
/jam, penyediaan listrik
sebesar 1.529,01 kW diperoleh dari PLN dan 1 buah generator sebesar 1.911,26
kW, dan kebutuhan fuel oil sebanyak 9,22 kg/jam. Dari analisis ekonomi terhadap
pabrik ini menunjukkan keuntungan sebelum pajak Rp 31.680.248.668,65/tahun
setelah dipotong pajak 30% keuntungan mencapai Rp 9.504.074.600,59/tahun.
Percent Return On Investment (ROI) sebelum pajak 27,66% dan setelah pajak
19,36%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak selama 2,80 tahun dan setelah pajak
3,65 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 44,25%, dan Shut Down Point (SDP)
sebesar 24,10%. | en_US |