Show simple item record

dc.contributor.authorSahraen, Asri Novia
dc.date.accessioned2024-11-20T01:49:03Z
dc.date.available2024-11-20T01:49:03Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53757
dc.description.abstractPenelitian ini mengembangkan model persediaan terintegrasi pada sebuah sistem rantai pasok dua eselon pemasok dan pembeli tunggal. Penelitian ini dikembangkan dari penelitian yang dilakukan oleh (Hemmati et al. 2017), (Hargi et al. 2019) dan (Giri et al. 2016). Penelitian ini mempertimbangkan emisi karbon yang dihasilkan dari kegiatan transoptasi, penyimpanan dan pembuangan produk terdeteriorasi. Model yang dikembangkan mempertimbangkan kondisi, seperti: pada sebuah produk terdeteriorasi, dengan tingkat deteriorasi tetap, permintaan bersifat deterministik dan dipengaruhi oleh tingkat stok, tingkat produksi pemasok lebih besar dibandingkan tingkat permintaan maksimum, biaya simpan pembeli lebih besar daripada pemasok, kapasitas rak dibatasi dan jarak tempuh dari pemasok ke pembeli diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimasi total biaya gabungan pemasok dan pembeli dibawah kebijakan vendor management inventory consigment (VMIC), total emisi karbon, batas karbon dan pajak karbon yang diharus dibayarkan. Selain itu, penelitian ini juga mengembangkan model biaya dan emisi masing-masing pemasok dan pembeli. Variabel keputusan dalam model yang dibangun yaitu menentukan kuantitas pengiriman dari gudang pembeli ke rak pembeli, jumlah pengiriman dari pemasok ke pembeli dan jumlah transfer dari gudang pembeli ke rak pembeli. Hasil menunjukan bahwa total biaya integrasi VMIC lebih rendah sebesar 19% dibandingkan dengan total biaya masing-masing pemasok dan pembeli. Melaui sistem integrasi VMIC pemasok dan pembeli dapat menghemat emisi sebesar 0,06%, dan menghemat total pajak karbon sebesar 17%. Model-model ini dilakukan pengembangan secara berkelanjutan agar dapat menjadi tambahan wawasan bagi pengambil keputusan untuk mengoptimalkan biaya persediaan dengan mepertimbangkan sumber daya yang dimiliki. Model ini dapat diimplementasikan pada perusahaan secara bertahap dan mempertimbangkan kondisi lingkungan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectManajemen Rantai Pasoken_US
dc.subjectVendor Management Inventory Consigment (VMIC)en_US
dc.subjectEmisi Karbonen_US
dc.subjectPajak Karbonen_US
dc.subjectBatasan Karbonen_US
dc.subjectPermintaan Deterministiken_US
dc.subjectDeteriorasien_US
dc.titleMinimasi Total Biaya Integrasi Vendor Managed Inventory Consignment (VMIC) pada Produk Deteriorasi dengan Mepertimbangkan Emisi Karbonen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18916106


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record