Pengaruh Intermittent Fasting Terhadap Fungsi Kognitif Hewan Coba: A Scoping Review
Abstract
Latar Belakang Belum ditemukannya intervensi efektif terhadap penyakit
neurodegeneratif menjadikan upaya memodifikasi faktor risiko sebagai pilihan, salah satunya pengaturan diet berupa intermittent fasting (IF) Penelitian pengaruh IF terhadap fungsi kognitif banyak dilakukan, diantaranya menggunakan hewan coba. Untuk memahami bagaimana IF memengaruhi fungsi kognitif hewan coba dan mekanismenya, perlu dilakukan analisis dan penelaahan penelitian-penelitian sebelumnya. Scoping review ini bertujuan mengetahui pengaruh perlakuan IF terhadap fungsi kognitif hewan coba
Metode: Pencarian artikel dilakukan pada basis data elektronik PubMed dan ScienceDirect terhadap original article berbahasa Inggris dari penelitian eksperimental yang meneliti perigaruh IF terhadap fungsi kognitif hewan coba yang dipublikasikan dalam tahun 2012-2022. Artikel ditelaah mengikuti alur PRISMA-SCR. Ekstraksi data dilakukan manual dan disajikan dalam label, narasi, diagram/gambar untuk ditelaah dalam membuat kesimpulan
Hasil: Sebagian besar dari artikel terseleksi dalam scoping review ini melaporkan perlakuan IF/vanasinya memperbaiki fungsi kognitif hewan coba terutama pada domain spatial leaming & memory. Pengaruh positif pada fungsi kognitif ini disebabkan oleh perubahan metabolisme dari glikogenolisis ke lipolisis yang mengakibatkan up-regulasi brain-derived neurotrophic factors (BDNF) yang meningkatkan fungsi neuroprotektif, menurunkan anabolik, meningkatkan katabolik, meningkatkan ketahanan terhadap stres, mendorong perbaikan jaringan dan mendaur ulang protein dan molekul yang rusak. Simpulan: Perlakuan IF dapat memperbaiki fungsi kognitif hewan coba
Collections
- Medical Education [2954]
