Show simple item record

dc.contributor.authorWicaksono, Faiq Dhimas
dc.date.accessioned2024-11-18T02:07:31Z
dc.date.available2024-11-18T02:07:31Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53735
dc.description.abstractPengujian perangkat lunak adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mencari cacat atau kejanggalan pada aplikasi serta memastikan aplikasi sudah berjalan dengan baik sesuai persyaratan yang diharapkan. Proses ini dahulu sering dilakukan secara manual, tetapi saat ini sebagian besar sudah beralih ke otomatis karena pengujian manual sangat memakan waktu dan biaya sehingga rawan terjadi kesalahan (human error). Pengujian otomatis sendiri saat ini semakin dibutuhkan oleh semua perusahaan pengembang perangkat lunak karena sifatnya yang otomatis sehingga dapat dilakukan kapan saja secara berulang dan mengurangi upaya yang perlu dilakukan dalam pengujian secara manual. Penerapan pengujian otomatis dapat mempercepat siklus pengujian dan meningkatkan produktivitas suatu tim. Namun demikian, pengujian otomatis secara menyeluruh dengan banyaknya kasus uji akan membutuhkan durasi waktu yang cukup lama dalam proses pengujiannya. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat dalam membuat skrip pengujian otomatis supaya dapat mengurangi langkah aksi yang berlebih dan berulang-ulang antar kasus uji. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk membahas implementasi metode Automation Journey dalam pengujian otomatis dengan cara menambah logika baru dalam skrip pengujian untuk mengurangi langkah aksi yang kurang efektif serta mengubah urutan kasus pengujian agar saling berkaitan satu sama lain. Dengan adanya implementasi ini diharapkan dapat mempercepat keseluruhan rangkaian proses pengujian atau End-to-end testing secara otomatis dari awal hingga akhir. Hasil dari penerapan pengujian otomatis menggunakan metode Automation Journey menunjukkan bahwa penggunaan metode ini memiliki akurasi pengujian yang sama dengan pengujian otomatis tanpa menggunakan metode apapun, tetapi waktu yang dibutuhkan dalam melaksanakan seluruh rangkaian pengujian jauh menjadi lebih cepat. Selain itu, dengan penerapan Automation Journey membuat proses identifikasi bug menjadi lebih mudah dan perawatan kode menjadi lebih gampang karena dengan dihapusnya penulisan skrip kode yang sama pada langkah aksi yang berulang menyebabkan kode akan menjadi lebih ringkas. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode Automation Journey dapat membuat pengujian otomatis menjadi lebih cepat, efektif, dan skalabel sehingga cocok diterapkan pada pengujian otomatis yang perlu dijalankan secara terus menerus setiap hari supaya jika terdapat bug atau error dapat diketahui sedini mungkin.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengujian Perangkat Lunaken_US
dc.subjectPengujian Otomatisen_US
dc.subjectAutomation Journeyen_US
dc.subjectEnd-to- end Testingen_US
dc.subjectSiklus Pengujianen_US
dc.titleRancang Bangun Automation Test Journey pada E-Commerceen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18523088


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record