Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Perusahaan Otobus (Studi Kasus: PT Maju Lancar Prima)
Abstract
PT Maju Lancar Prima merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi darat
yaitu bus. Dalam operasionalnya PT Maju Lancar Prima mengalami permasalahan K3, yakni
masih terjadinya kecelakaan dan belum dilakukannya audit penerapan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja
adalah kurang atau terabaikannya penerapan SMK3. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat penerapan SMK3 yang sudah dilakukan serta mengetahui faktor
penyebab tidak tercapainya penerapan dan selanjutnya memberikan respon berupa upaya
perbaikan penerapan SMK3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem audit
penerapan SMK3 berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 dan analisis fishbone diagram untuk
mengetahui faktor penyebab tidak tercapainya penerapan SMK3. Berdasarkan hasil audit dan
analisis yang terdiri dar 64 Kriteria (Tingkat Awal) penilaian dapat diketahui kriteria terpenuhi
sebesar 80% dan terdapat 13 kriteria tidak terpenuhi dengan presentase 20%. Hasil tersebut
termasuk dalam katagori tingkat penilaian penerapan (Baik). Terdapat 1 elemen dengan nilai
(Kurang) yakni elemen Pembuatan dan Pendokumentasian Rencana K3 pada kriteria
Informasi K3. Berdasarkan hasil analisis fishbone diagram faktor penyebab tidak tercapainya
kriteria Informasi K3 adalah tidak adanya dokumen prosedur publikasi/penyebaran informasi
K3. Oleh karena itu usulan solusi untuk permasalahan tersebut adalah pembuatan Standard
Operational Procedure (SOP) penyebaran/publikasi informasi K3.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
