Pengembangan dan Evaluasi Sediaan Nanoemulgel Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Pembawa Minyak Lemon
Abstract
Daun kelor telah banyak digunakan secara empiris untuk mengatasi akne dan hiperpigmentasi. Seiring berkembangnya teknologi, tuntutan untuk membuat produk kosmetik yang nyaman dan mudah diaplikasikan semakin tinggi. Salah satu inovasi produk kosmetik yang banyak dikembangkan saat ini adalah nanoemulgel. Nanoemulgel dipilih karena mempunyai bentuk transparan, mudah diapliaksikan dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun kelor menjadi nanoemulgel dengan pembawa minyak lemon dan bersifat eksperimental. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan hasil evaluasi nanoemulgel serta dievaluasi penerimaan responden terhadap nanoemulgel yang dihasilkan. Formula nanoemulgel terbagi menjadi 3 dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda, yaitu F1 (0,25%), F2 (0,5%) dan F3 (1%). Uji organoleptis menunjukkan bahwa nanoemulgel memiliki warna kuning hingga hijau tua. Hasil pengujian ukuran partikel, zeta potensial dan % transmitan berada dalam rentang nilai yang diinginkan. Hasil pengukuran PI berada dalam rentang 0,147-0.588. Hasil uji stabilitas menunjukkan tidak ditemukan perubahan warna, aroma dan tekstur pada sedaan. Hasil uji pH berada dalam rentang 5,08-5,44. Total skor uji hedonik berada dalam rentang 14,57-15,77. Berdasarkan keseluruhan hasil evaluasi, maka seluruh formula berada dalam kriteria nanoemulgel yang baik.
Collections
- Pharmacy [1909]
