| dc.description.abstract | Latar Belakang: Status gizi merupakan sebuah ukuran mengenai suatu kondisi
tubuh yang dapat dilihat dari makan yang dikonsumsi dan penggunaan zat-zat gizi
di dalam tubuh. Penilaian status gizi langsung dapat melalui antropometri yang
disesuaikan berdasarkan bentuk tubuh sesuai usia. Hemoglobin merupakan
sebuah protein dalam tubuh yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dalam
darah. Anemia merupakan keadaan ketidakseimbangan kadar hemoglobin atau
jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari normal sehingga tidak mencukupi
kebutuhan fisiologis seseorang Lokasi penelitian ini di RSUD Suradadi Kabupaten
Tegal pada tahun 2019-2021.
Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status
antropometri (Indeks Massa Tubuh) dengan Kadar Hemoglobin di RSUD Suradadi
Kabupaten Tegal.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain
cross sectional yang dilakukan bulan Januari-Maret 2023. Terdapat 110
responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara
univariat dan bivariat dengan uji chi-square.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa 64 orang dengan status antropometri
normal, terdapat 47 orang (73,4%) memiliki kadar hemoglobin normal dan 17
orang (26,6%) lainnya memiliki kadar hemoglobin tidak normal. Sedangkan anak
dengan status antropometri tidak normal, terdapat 36 orang (78,2%) dengan kadar
hemoglobin normal dan 10 orang di antaranya dengan kadar hemoglobin tidak
normal (p value = 0,562).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara status antropometri (Indeks
Massa Tubuh) dengan Kadar Hemoglobin di RSUD Suradadi Kabupaten Tegal. | en_US |