• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pemilihan Lokasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Untuk Perumahan KPR Subsidi di Sekitar Kawasan Batang Industrial Park (BIP)

    Thumbnail
    View/Open
    21914012.pdf (4.870Mb)
    Date
    2023
    Author
    Amal, Ikhlasul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kabupaten Batang merupakan salah satu lokasi strategis yang mengakibatkan banyak investasi baru yang sedang dibangun, salah satunya adalah Batang Industrial Park (BIP). Hal ini juga menjadi daya tarik untuk pembangunan daerah khususnya bidang perumahan untuk menjadi peluang usaha. Tingginya pertumbuhan hunian di Kabupaten Batang dapat dijadikan peluang bisnis bagi developer untuk melakukan pengembangan hunian strategis di sekitar kawasan Batang Industrial Park (BIP). Developer perlu menentukan beberapa kriteria untuk dijadikan opsi pembangunan perumahan KPR subsidi di BIP. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data hasil kuisioner yang telah diisi oleh responden, kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan metode Analytic Hierachy Process (AHP) untuk pengambilan keputusan lokasi perumahan yang paling sesuai berdasarkan peringkat kriteria responden pada konsumen menengah sampai menengah keatas, dengan jenis perumahan KPR subsidi. Hasil pengolahan data menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diperoleh hasil urutan kriteria dari bobot tertinggi hingga terendah, yaitu kriteria kerawanan bencana (K4) dengan bobot 0,1578, kriteria jaringan air (K5) dengan bobot 0,1499, kriteria harga jual (K1) dengan bobot 0,1371, kriteria kemiringan (K3) dengan bobot 0,1348, kriteria jaringan jalan (K2) dengan bobot 0,1226, kriteria fasilitas pendidikan (K6) dengan bobot 0,1128, kriteria fasilitas kesehatan (K7) dengan bobot 0,1091, dan kriteria pusat perbelanjaan (K8) dengan bobot 0,0758. Dari penulis dapat disimpulkan bahwa kerawanan bencana menjadi kriteria pertama yang dipilih oleh responden perumahan KPR subsidi Kawasan Batang Industrial Park (BIP) dikarenakan rumah yang akan dimiliki merupakan rumah yang akan digunakan selamanya dan harus memberikan rasa aman dalam arti terjaminnya keadaan keluarga di masa depan. Analisis dan perhitungan yang telah dilakukan dari ke empat lokasi perumahan KPR non subsidi yang menjadi alternatif didapatkan lokasi 1 (L1) yang berlokasi di Desa Wonosegoro Kecamatan xxii Bandar Kabupaten Batang Jawa Tengah dengan koordinat 6º59’10.6”S 109º47’40.1”E yang menjadi lokasi prioritas utama untuk dijadikam sebagai lokasi perumahan KPR subsidi pada Kawasan Batang Industrial Park (BIP).
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53633
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [219]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV