Hubungan Infeksi Covid-19 dengan Pre-Eklamsia pada Ibu Hamil Trimester Ketiga di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen
Abstract
Latar Belakang: COVID-19 adalah suatu penyakit pernapasan yang diputuskan
sebagai suatu pandemi oleh World Health Organization (WHO) karena
penyebarannya yang cepat ke seluruh bagian dunia, termasuk Indonesia.
Diketahui ada beberapa golongan masyarakat yang memiliki risiko dan bahaya
lebih tinggi terinfeksi COVID-19 yaitu ibu hamil. Infeksi COVID-19 pada kehamilan
diduga juga dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, salah satunya
adalah pre-eklamsia. Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan analisis
mengenai hubungan infeksi COVID-19 dengan pre-eklamsia pada ibu hamil
trimester ketiga di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh COVID-19 terhadap kejadian
pre-eklamsia pada ibu hamil.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan
metode analitik observasional dan menggunakan desain case control. Penelitian
ini menggunakan data sekunder rekam medis RSUD dr. Soehadi Prijonegoro
Sragen sejumlah total 100 sampel. Variabel bebas pada penelitian ini adalah
status COVID-19 pada ibu hamil, variabel terikat adalah pre-eklamsia, dan variabel
luarnya antara lain: usia ibu, paritas, jenis kehamilan, Riwayat asma, Riwayat
hipertensi, Riwayat diabetes melitus (DM), indeks massa tubuh (IMT), Riwayat preeklamsia, dan gula darah. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan
tabel distribusi frekuensi, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan
regresi logistik.
Hasil: Dilakukan analisis bivariat pada setiap variabel dan kemudian diilanjutkan
analisis multivariat pada variabel signifikan. COVID-19 meningkatkan risiko preeklamsia tetapi tidak bermakna (p=0,119). Faktor yang paling berhubungan adalah
riwayat hipertensi (p=0,015).
Collections
- Medical Education [2954]
