• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas Ibu dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    19711125.pdf (1.911Mb)
    Date
    2023
    Author
    Rucitra, Ade Rahma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di daerah Kulon Progo merupakan prevalensi tertinggi di D.I.Yogyakarta. Bayi BBLR berisiko kematian 2-8 kali dengan berat badan lahir normal. BBLR disebabkan salah satu faktor ibu dari indikator pencatatan terhadap berat dan tinggi badan ibu. Ibu hamil yang sehat dan status gizinya baik memiliki Lingkar Lengan Atas (LiLA) lebih dari 23,5 cm. Perlu dilakukukan analisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas Ibu dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara IMT dan LILA ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif case-control dengan menggunakan data sekunder di RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 72 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel penelitian adalah variabel bebas Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LiLA) ibu hamil dan variabel terikatnya adalah berat lahir bayi. Analisis univariat yaitu tabel distribusi frekuensi sedangkan analisis bivariat menggunakan Uji Chi-square. Hasil: Hasil ibu hamil yang memiliki IMT tidak normal ternyata tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) (p = 0,181). Hasil ibu hamil yang memiliki Lingkar Lengan Atas (LiLA) berisiko memiliki hubungan signifikan BBLR (p = 0,00) dengan OR 5,00 dengan kata lain ibu hamil yang memiliki Lingkar Lengan berisiko akan melahirkan anak dengan BBLR sebesar 5 kali lipat dibandingkan ibu dengan LiLA yang normal. Kesimpulan: Pada RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta terdapat hubungan yang bermakna antara ibu hamil dengan Lingkar Lengan Atas (LiLA) berisiko dengan kejadian bayi berat lahir rendah. Tidak terdapat hubungan signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) ibu hamil yang tidak normal terhadap kejadian BBLR di RSUD Wates Kulon Progo, Yogykarta.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53570
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV