Pengaruh Konten Tiktok Terhadap Tingkat Pengetahuan Penggunaan Antibiotik Pada Mahasiswa Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar belakang: Resistensi antibiotik masih menjadi permasalahan kesehatan
yang penting di Indonesia, hal ini terjadi karena masyarakat memiliki
pengetahuan yang kurang mengenai penggunaan antibiotik. Resistensi dapat
dicegah dengan memberikan informasi dan edukasi tentang penggunaan antibiotik
yang benar. TikTok saat ini menjadi platform media sosial yang populer
dikalangan generasi muda salah satunya mahasiswa. Peran mahasiswa sebagai
agen perubahan berpotensi besar untuk menyampaikan informasi dan edukasi
secara efektif serta memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kesadaran
dan pemahaman tentang penggunaan antibiotik.
Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh konten TikTok terhadap tingkat
pengetahuan penggunaan antibiotik pada Mahasiswa Universitas Islam Indonesia.
Metode: Kuantitatif dengan desain one group pre posttest design. Sampel yaitu
347 responden mahasiswa Universitas Islam Indonesia yang memenuhi kriteria.
Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik
pengambilan purposive sampling yang dilaksanakan pada bulan April-Juni 2024.
Analisis data menggunakan paired sample t-test.
Hasil: Uji pretest sebelum diberikan video edukasi pengetahuan kategori baik
sebanyak 34,0%, cukup 26,8% dan kurang 39,0%, sedangkan hasil uji posttest
sesudah diberikan video edukasi kategori baik 70,9%, cukup 23,3% dan kurang
5,8%. Hal ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan yang
signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan video edukasi.
Kesimpulan: Pemberian video edukasi berpengaruh secara signifikan terhadap
tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik pada mahasiswa Universitas Islam
Indonesia yang dapat dilihat dari hasil p-value (0,00) <0,05.
Collections
- Pharmacy [1909]
