| dc.description.abstract | Kegiatan Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masalah sampah yang menjadi ancaman bagi Kota Semarang, hal ini timbul akibat pertumbuhan pembangunan yang cepat di wilayah tersebut. Tujuan kegiatan ini membentuk kepengurusan Bank Sampah untuk mengelola sampah organik, anorganik dan mensosialisasikan pembudidayaan maggot. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah pengelolaan sampah dengan memanfaatkan Bank Sampah organik sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan memberikan dampak kegiatan lainnya yaitu budidaya Maggot. Maggot hasil budidaya ini mempunyai nilai ekonomi karena dapat dijual sebagai pakan untuk peternakan ayam dan ikan. Metode pelaksanaan secara umum merupakan implementasi kegiatan, yaitu (1) Penyusunan pengurus Bank Sampah di lingkungan RT 3 RW 3 Kelurahan Sendangguwo Semarang. Pada kegiatan ini diharapkan diikuti warga, pengurus RT dan RW, perwakilan kelurahan, perwakilan kecamatan, dan tokoh Masyarakat. (2) Pelaksanaan dan monev kegiatan Bank Sampah, (3) Pengembangan budidaya maggot dengan mengaplikasi beberapa hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada kegiatan sejenis. (4) Evaluasi program kegiatan yang telah dilaksanakan `untuk mendapatkan informasi tentang keberhasilan dan kelemahannya. Hasil pengabdian memperlihatkan di Lokasi kegiatan pengabdian telah terbentuk Bank Sampah dengan kegiatan utama penimbangan sampah anorganik rutin pada hari minggu setiap bulan di minggu pertama pukul 08.00 WIB dan adanya contoh kegiataan budidaya maggot yang dikelola warga . Luaran yang telah dilaksanakan berupa (1) HKI yang berupa leaflet dengan judul Ubah Sampah Menjadi Rupiah Melalui Bank Sampah, (2) Publikasi pada media massa online, dan (3) Video kegiatan yang diupload di Youtube. | en_US |