Karakteristik Individu dan Jenis Penyakit pada Masa Keberangkatan, Masa Tunggu, Rawat Inap dan Rawat Jalan Jemaah Haji Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2019
Abstract
Latar belakang: Haji merupakan salah satu rukun Islam. Tingkat istithaah dan
status kesehatan jemaah haji dijadikan sebagai syarat untuk berangkat haji.
Karakteristik individu seperti jenis kelamin, usia, dan daerah asal dapat menjadi
faktor risiko beberapa penyakit seperti penyakit metabolik degeneratif, infeksi,
trauma, dan penyakit lainnya selama musim haji.
Tujuan penelitian: Mengetahui karakteristik individu dan jenis penyakit jemaah
haji Provinsi DIY pada masa tunggu, masa keberangkatan, rawat inap, dan rawat
jalan tahun 2019.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan
desain potong lintang. Sampel menggunakan data jemaah haji yang terdaftar pada
Siskohatkes. Sebanyak 12.793 data memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan
analisis univariat menggunakan aplikasi SPSS.
Hasil: Jenis kelamin terbanyak pada masa tunggu, keberangkatan, rawat inap,
dan rawat jalan adalah wanita. Mayoritas jemaah haji berusia >60 tahun kecuali
pada data masa keberangkatan. Jemaah haji paling banyak berasal dari Kab.
Sleman kecuali pada data rawat inap. Jemaah haji yang memiliki status kesehatan
kategori putih dan memenuhi syarat istithaah mendominasi pemberangkatan haji
Provinsi DIY. Jenis penyakit terbanyak pada masa tunggu dan masa
keberangkatan serupa, namun berbeda pada rawat inap dan rawat jalan.
Kesimpuan: Jenis kelamin wanita, usia >60 tahun, daerah asal Kab. Sleman,
status kesehatan kategori putih dan memenuhi syarat istithaah mendominasi pada
masing-masing variabel. Jenis penyakit terbanyak pada masa tunggu dan
keberangkatan adalah metabolik degeneratif, sedangkan pada rawat inap dan
jalan adalah infeksi.
Collections
- Medical Education [2954]
