Show simple item record

dc.contributor.authorLestaluhu, Magfira
dc.date.accessioned2024-10-30T07:10:27Z
dc.date.available2024-10-30T07:10:27Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53498
dc.description.abstractRencana keselamatan konstruksi bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi pada suatu proyek konstruksi dan merencanakan tindakan untuk mencegah, meminimalkan, atau menanggulangi risiko-risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: (1) tingkat penerapan rencana keselamatan konstruksi pada proyek konstruksi; (2) risiko kecelakaan konstruksi yang terjadi pada proyek konstruksi; dan (3) pengaruh tingkat penerapan risiko keselamatan konstruksi terhadap keselamatan konstruksi. Hasil penelitian di ketahui bahwa (1) tingkat penerapan RKK pada proyek Pembangunan Gedung IBS dinyatakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut sudah sesuai dengan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 sebesar 84,8% berdasarkan hasil uji korelasi. (2) Risiko kecelakaan konstruksi yang terjadi pada proyek proyek Pembangunan Gedung IBS (DAK Fisik Bidang Kesehatan dan KB, Sub Bidang Penguatan Sistem Kesehatan, Menu Kegiatan Pemenuhan Layanan Unggulan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) mencakup pekerjaan struktur atas beton bertulang yang dianalisa melalui 10 ketentuan pokok diantaranya menerapkan kebijakan K3 dan menjamin komitmen terhadap penerapan Sistem Manajemen K3; kebijakan K3 yang dinyatakan secara tertulis; tersedia sumber daya yang memadai; adanya tinjauan awal kondisi K3; merencanakan pemantauan kebijakan, tujuan dan sasaran penerapan system manajemen K3; adanya perencanaan tentang identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko; adanya pemahaman terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan K3; adanya penetapan tujuan dan sasaran kebijakan dalam bidang K3; adanya indikator kinerja K3 yang dapat diukur; dan adanya perencanaan awal dan perencanaan kegiatan yang sedang berlangsung. (3) Ada pengaruh antara tingkat penerapan rencana keselamatan konstruksi terhadap risiko kecelakaan konstruksi pada proyek konstruksi. Hal ini ditunjukkan dari nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel (0,848>0,521) dan nilai signifikansi sebesar 0,002 kurang dari 0,05 (0,002<0,05). Artinya, semakin konsisten penerapan RKK maka semakin kecil tingkat risiko kecelakaan konstruksi proyek. Sebaliknya, semakin tidak konsisten penerapan RKK maka semakin besar tingkat risiko kecelakaan konstruksi proyek.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenerapan RKKen_US
dc.subjectResiko Kecelakaan Konstruksi (RKK)en_US
dc.titlePengaruh Tingkat Penerapan Rencana Keselamatan Konstruksi Terhadap Risiko Kecelakaan Konstruksien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20914013


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record