Show simple item record

dc.contributor.authorSaputra, Helmi Furqon Dwi
dc.date.accessioned2024-10-30T04:25:45Z
dc.date.available2024-10-30T04:25:45Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53461
dc.description.abstractPersaingan dalam industri manufaktur mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk guna memenuhi kebutuhan pasar dan menciptakan produk unggul. PT. Yamaha Indonesia, khususnya pada Section Sanding Panel UP, menghadapi tantangan berupa cacat produksi yang berujung pada rework yang meningkatkan beban kerja dan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang menyebabkan rework serta mengusulkan strategi mitigasi yang tepat menggunakan pendekatan House of Risk (HOR) dan Pokayoke. Tahap pertama dari House of Risk (HOR) digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko, sementara tahap kedua fokus pada pencegahan risiko dengan tindakan mitigasi yang sesuai. Metode Pokayoke diterapkan untuk mengurangi kesalahan akibat kelalaian operator selama proses sanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada House of Risk tahap 1 terdapat 6 kejadian risiko dan 14 penyebab kejadian risiko dan pada House of Risk tahap 2 didapatkan 8 prioritas strategi mitigasi risiko yang dapat dilakukan untuk menanggulangi risiko yang terjadi pada section sanding panel up PT. Yamaha Indonesia. Berdasarkan analisis yang dilakukan, strategi mitigasi disusun untuk mengurangi terjadinya cacat dan meningkatkan efisiensi produksi di PT. Yamaha Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectManajemen Risikoen_US
dc.subjectHouse of Risken_US
dc.subjectPokayokeen_US
dc.subjectReworken_US
dc.subjectKualitas Produksien_US
dc.titleAnalisis Manajemen Risiko Pada Section Sanding Panel Up dengan Pendekatan House Of Risk (HOR) dan Pokayoke (Studi Kasus PT. Yamaha Indonesia)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522177


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record