| dc.description.abstract | Latar Belakang: Kampung Lio adalah nama sebuah kampung di kawasan Kota Depok yang memiliki sejarah panjang serta mempunyai beragam potensi budaya dan alam yang dapat dijadikan sebuah daya tarik wisata, Kampung Lio ini terkenal dengan kerajinan gerabahnya dan memiliki historis serta kearifan lokal yang khas.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pandangan masyarakat untuk dapat mengembangkan Kampung Lio sebagai destinasi wisata dan strategi pengembangan Kampung Lio mengenai kualitas dan daya tariknya sebagai destinasi wisata berdasarkan analisis SWOT.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara (interview), FGD dan kunjungan ke instansi terkait, serta studi literatur. Penentuan responden dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 50 orang.
Hasil dan Pembahasan: Penelitian ini menemukan bahwa potensi wisata Kampung Lio telah meningkat signifikan, terutama dalam penyediaan fasilitas umum dan aksesibilitas. Wisata Kampung Lio berdampak positif pada ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, dengan peningkatan kunjungan wisatawan yang memperluas pasar. Program seperti kerja bakti, penertiban sampah, dan pengaturan pedagang menunjukkan upaya kolaboratif dalam menciptakan lingkungan yang nyaman bagi wisatawan. Hasil analisis IFAS menunjukkan Kampung Lio berada pada posisi rata-rata, yaitu sebesari 2,898. Sementara, analisis EFAS menempatkannya pada posisi kuat, yaitu sebesar 3,25 menunjukkan kemampuan mengelola peluang dan ancaman eksternal dengan baik. Strategi turn-around dengan matriks SWOT direkomendasikan untuk mengembangkan potensi wisata Kampung Lio lebih lanjut.
Kontribusi: Kontribusi penelitian ini adalah memberikan panduan strategis dalam pengembangan Kampung Lio sebagai destinasi wisata yang unik berbasis sejarah dan budaya lokal. Melalui analisis SWOT, penelitian ini membantu mengidentifikasi potensi, kekuatan, serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan wisata, seperti peningkatan fasilitas, aksesibilitas, kebersihan, dan keramahan penduduk. Selain itu, penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dengan melibatkan mereka dalam pengelolaan wisata serta mendukung strategi pengembangan yang berkelanjutan dan berbasis potensi ekonomi lokal. | en_US |