Show simple item record

dc.contributor.authorAninditha, Audy Putri
dc.date.accessioned2024-10-30T04:20:31Z
dc.date.available2024-10-30T04:20:31Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53458
dc.description.abstractLatar belakang: Dampak psikososial akibat pandemi COVID-19 memengaruhi prevalensi gangguan kecemasan yang mempercepat perkembangan sejumlah penyakit kejiwaan lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut, penggunaan psikofarmaka diperlukan untuk mengobati kondisi tersebut. Sehingga, jumlah psikofarmaka berpotensi mengalami peningkatan setelah COVID-19. Namun, data yang tersedia terkait tren tersebut masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan psikofarmaka di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta berdasarkan jenis dan kuantitas penggunaannya serta mengetahui perbedaannya secara kuantitatif antara sebelum dan selama pandemi COVID-19. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan Drug Utilization 90% (DU 90%), dengan menggunakan desain cross sectional dan pengumpulan data secara retrospektif dari instalasi farmasi dan instalasi rekam medis. Data dianalisis secara statistik menggunakan independent samples t-test. Hasil : Terdapat 8 jenis obat psikofarmaka yang digunakan pada tahun 2019-2023 dengan rata-rata kuantitas penggunaan psikofarmaka perbulan sebesar 6,25 DDD/100 hari rawat. Diazepam dan alprazolam merupakan obat yang banyak digunakan dan konsisten masuk dalam DU 90%. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan kuantitas penggunaan psikofarmaka antara sebelum dan selama pandemi (p = 0,043). Kesimpulan : Diazepam dan alprazolam merupakan 2 besar obat psikofarmaka yang banyak digunakan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan terdapat perbedaan kuantitas penggunaan psikofarmaka antara sebelum dan selama pandemi COVID-19.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCOVID-19en_US
dc.subjectPandemien_US
dc.subjectPsikofarmakaen_US
dc.subjectGangguan Mentalen_US
dc.titleStudi Kuantitatif Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Penggunaan Psikofarmaka di RS PKU Muhammadiyah Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20613069


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record