Pemanfaatan Arang Aktif Sebagai Adsorben Logam Berat Cd dalam Air
Abstract
Pencemaran lingkungan akibat logam berat seperti kadmium (Cd) menjadi
masalah serius terutama di kawasan industri. Logam berat ini berpotensi
menimbulkan keracunan akut maupun kronis pada makhluk hidup. Penelitian ini
mengevaluasi pemanfaatan arang aktif yang dihasilkan dari tempurung kelapa
sebagai adsorben alternatif dalam menurunkan kadar Cd dari air. Proses pembuatan
arang aktif melibatkan aktivasi kimia menggunakan asam nitrat (HNO3), yang
bertujuan untuk meningkatkan luas permukaan serta memperbesar pori-pori arang
sehingga mampu mengadsorpsi logam berat dengan lebih baik. Penelitian
dilakukan dengan metode batch untuk mengetahui kondisi optimum adsorpsi,
seperti pH, waktu kontak, konsentrasi larutan, serta massa adsorben. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa arang aktif tempurung kelapa dapat mengurangi
konsentrasi Cd hingga lebih dari 97% pada kondisi optimum, yaitu pH 9, waktu
kontak 5 menit, massa adsorben 30 mg, dan konsentrasi Cd 5 ppm. Analisis isoterm
adsorpsi menggunakan model Langmuir dan Freundlich menunjukkan bahwa
adsorpsi logam Cd mengikuti model isoterm Freundlich dengan kapasitas adsorpsi
maksimum 3,18 mg/g. Studi ini menegaskan bahwa arang aktif dari tempurung
kelapa merupakan adsorben ramah lingkungan yang efektif dan ekonomis dalam
pengelolaan air limbah yang mengandung logam berat Cd.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
