| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental dan tingkat stres pada staf pemadam kebakaran. Beban kerja mental diukur menggunakan metode NASA-TLX, yang meliputi enam indikator: permintaan mental, fisik, temporal, performa pribadi, usaha, dan tingkat frustasi. Penelitian dilakukan terhadap delapan responden yang bekerja di divisi pencegahan serta tim teknik dan investigasi. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja mental yang dialami oleh staf pemadam kebakaran tergolong tinggi hingga sangat tinggi. Faktor utama yang berkontribusi adalah tingginya tuntutan mental dan tekanan waktu yang mereka hadapi saat menjalankan tugas penyelamatan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu diperlukan pengelolaan beban kerja yang lebih efektif, pelatihan manajemen stres, dan dukungan psikologis untuk mengurangi dampak negatif terhadap kesejahteraan staf. | en_US |