| dc.description.abstract | Pembakaran sampah terbuka yang dimaksud adalah pembakaranyang dilakukan oleh masyarakat yang disengaja, adanya aktivitas
antropogenik, tidak menggunakan teknologi atau bangunan khusus, serta menghasilkan polutan dari pembakaran tidak sempurna dan tidakterkontrol. Oleh karena itu, hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi
masalah tersebut perlu dilakukan pemetaan penentuan titik lokasi
pembakaran sampah dimana penentuan titik lokasi pembakaran sampahterbuka adalah proses yang sangat penting dan harus dilakukan denganmempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan efektivitas pengelolaan sampah. Tujuanpenelitian ini adalah membuat, menganalisis, serta melakukanpemetaan titik lokasi pembakaran sampah di sekitar Universitas IslamIndonesia. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder data
primer di dapati dari hasil observasi lapangan dengan mengisi
kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari shapefile yangdiperoleh dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
(Bakosurtanal) berupa batas Kota, Kecamatan, jalan, sungai dan lainlain. Dari analisa data yang didapatkan, peneliti menemukan penyebabmasyarakat masih membuang sampah dan membakar sampah karena, di desa belum memiliki TPS ataupun sistem pengolahan sampahterutama sampah yang sulit untuk diuraikan. Lalu, penyebab lainnya
adanya keterbatasan biaya, lahan dan pengetahuan yang minim. | en_US |