• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Mitigasi Risiko Kegiatan Radiography Test Pada Hygiene Industri PT Sucofindo Duri menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (Hiradc)

    Thumbnail
    View/Open
    20522080.pdf (2.754Mb)
    Date
    2024
    Author
    Aulia, Putri Yanda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT Sucofindo Duri merupakan perusahaan inspeksi yang salah satunya bergerak di sektor migas dan industri bertujuan untuk memberi pentunjuk tentang prinsip kerja agar terhindar dari bahaya radiasi yang akan timbul. Penelitian ini berfokus pada dampak radiasi dan kecelakaan kerja dari kegiatan Radiography Test pada pipa minyak di Duri Riau. Penelitian ini menggunakan metode HIRADC untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada pekerja dengan menganalisa ciri-ciri bahaya yang akan timbul dan menetapkan bentuk pengendalian risiko dari pekerjaan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengumpulkan data kecelakaan kerja dari aktivitas Radiography Test dan wawancara untuk mengetahui risiko-risko yang ada pada perusahaan. Berdasarkan penelitian data ditemukan bahwa 50% terkena radiasi pada aktivitas Radiography test. Tujuan dari penelitian ini adalah agar bisa mengidentifikasi risiko bahaya, dapat menghitung dan menganalisis tingkat risiko dan dapat memberikan rekomendasi pengendalian risiko pada Perusahaan dan saran menggunakan metode Hazard Identificationm risk assessment and determining control (HIRADC). Kemudian dilakukan identifikasi risiko. Serta membuat tabel HIRADC sesuai dengan dengan penyebab utama permasalahan. Hasil dari penelitian ini didapatkan sebanyak 13 pekerjaan dengan tingkat risiko ektrim (Extreme risk) dengan presentase 52%, 10 aktivitas pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi (High risk) degan presentase 40%, dan 2 aktivitas pekerjaan dengan tingkat risiko sedang (moderate risk) dengan presentase 8%. Lalu dilakukan pengendalian dengan mempuat SOP ynag tegas terkait penggunaan APD, menggunakan surveymeter untuk mengukur paparan radiasi di lapangan dan selalu menyediakan P3K ketika berada di lapangan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53393
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV