Evaluasi Pengelolaan Sampah di Pantai Drini dan Pantai Watu Kodok Kabupaten Gunung Kidul D.I.yogyakarta
Abstract
Wisata Pantai Drini dan Pantai Watu Kodok merupakan daerah yang banyak
diminati oleh wisatawan dari berbagai negara maupun wisatawan domestik. Jumlah
pengunjung yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun ke lokasi wisata
pantai menimbulkan masalah yang dihadapi Pantai Drini dan Pantai Watu Kodok
yaitu mengenai sampah yang dihasilkan oleh pengunjung dan pelaku wisata setiap
harinya. Bila kondisi tersebut tidak diperhatikan dapat merusak kawasan wisata
Pantai Drini dan Pantai Watu Kodok. Oleh sebab itu diperlukan penelitian terkait
evaluasi pengelolaan sampah di kawasan Pantai Drini dan Pantai Watu Kodok
dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sampah di kawasan pantai
yang sudah dikembangkan di Kabupaten Gunungkidul, mengetahui timbulan dan
Komposisi sampah yang dihasilkan di Kawasan Pantai Drini dan Pantai Watu
Kodok. Penelitian dilakukan dengan metode sampling SNI 19-3969-1994. Dengan
di dapatkan data rata-rata timbulan Pantai Drini menghasilkan timbulan warung
makan dengan rata-rata 25,66 kg/hari dan timbulan rata-rata per toko 2,49 kg/hari
dengan komposisi sampah organik 94,16%, plastik 2,99%, kertas 2,13%, logam
0,04%, kain 0,025%, karet 0,02%, Kaca 0,11%, B3 0,02% sabun 0,05% dan Residu
0,47%. Dan untuk Pantai Watu Kodok memiliki rata-rata berat timbulan per warung
yaitu 8,79 kg/hari dengan komposisi sampah Pantai Watu Kodok yaitu sampah
organik 93,1%, Plastik 3,35%, kertas 2,63%, logam 0,03%, Kain 0,16%, Karet
0,02%, B3 0,06%, Sabun 0,14% dan Residu 0,35%.
Collections
- Environmental Engineering [1832]
