Hubungan Antara Pengetahuan dan Stigma Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Terhadap Orang dengan Masalah Kesehatan Mental
Abstract
Latar Belakang: : Masalah kesehatan mental adalah masalah serius di Indonesia.
Dalam kesehariannya orang dengan masalah kesehatan mental sering
mendapatkan stigma negatif dari orang-orang di sekitarnya. Stigma terhadap
orang dengan masalah kesehatan mental adalah label negatif yang melekat
kepada orang dengan masalah kesehatan mental. Stigma muncul akibat
kurangnya pengetahuan mengenai masalah kesehatan mental. Mahasiswa
diharapkan memiliki pengetahuan yang baik sehingga memiliki stigma yang lebih
rendah terhadap orang dengan masalah kesehatan mental.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan stigma
terhadap orang dengan masalah kesehatan mental pada mahasiswa Universitas
Islam Indonesia
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel
penelitian diambil dari mahasiswa UII yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel
tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner Mental Health Knowledge
Schedule (MAKS) dan variabel stigma diukur menggunakan kuesioner Community
Attitudes toward Mental Illness (CAMI).
Hasil: Hasil analisis data menggunakan Uji Spearman mendapatkan adanya
hubungan korelasi antara pengetahuan dan stigma terhadap orang dengan
masalah kesehatan mental (p = 0.000, r = - 0.173).
Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan stigma terhadap
gangguan jiwa. Semakin baik pengetahuan seseorang maka semakin rendah
stigma terhadap orang dengan masalah kesehatan mental.
Collections
- Medical Education [2954]
