Persepsi Dokter Puskesmas Terhadap Implementasi Kaidah Dasar Bioetik di Layanan Primer Wilayah Bantul
Abstract
Latar Belakang : Empat prinsip kaidah dasar bioetik merupakan pedoman penting
bagi dokter dalam melakukan pelayanan sesuai dengan prinsip etika dan
profesionalisme kedokteran. Kaidah tersebut adalah beneficence, autonomy, nonmaleficence, dan justice. Fakta di lapangan ditemukan berbagai kasus,
diantaranya mengabaikan kerahasiaan pasien, ketidaktepatan terapi, upcoding
terkait kasus rujukan, dan lain sebagainya. Sehingga, perlu dilakukan evaluasi
mendalam terkait pelaksanaan dan pengamalan kaidah bioetik dalam praktik
kedokteran terutama di ranah fasilitas layanan kesehatan. Evaluasi ini berguna
untuk meningkatkan mutu layanan dan derajat kesehatan masyarakat.
Tujuan Penelitian : Mengetahui persepsi dokter puskesmas tentang
implementasi kaidah dasar bioetik pada layanan kesehatan primer di daerah
Bantul.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode
wawancara mendalam semi-terstruktur. Proses wawancara dilakukan secara
daring. Responden penelitian adalah dokter puskesmas yang sedang melakukan
pelayanan. Responden berjumlah 22 orang dari 11 puskesmas, yaitu puskesmas
Kasihan I, Puskesmas Bambanglipuro, Puskesmas Kretek, Puskesmas Sewon,
Puskesmas Sedayu, Puskesmas Bantul I, Puskesmas Banguntapan III,
Puskesmas Banguntapan I, Puskesmas Sanden, Puskesmas Jetis, dan
Puskesmas Imogiri. Responden ditentukan dengan metode purposive sampling.
Data dianalisis secara tematik.
Hasil Penelitian : Penelitian ini menghasilkan empat tema implementasi bioetik,
yaitu implementasi kaidah dasar bioetik, implementasi kaidah dasar bioetik antar
tenaga kesehatan dan teman sejawat, dilema etik yang dihadapi dokter serta
upaya perbaikan implementasi kaidah dasar bioetik.
Kesimpulan : Implementasi kaidah dasar bioetik sudah terlihat saat para dokter
memberikan pelayanan kesehatan. Namun, beberapa kasus di fasilitas layanan
kesehatan menimbulkan dilema etik dan membutuhkan keterampilan dalam
mengambil keputusan tindakan. Penerapan sikap profesionalisme dan
peningkatan pemahaman etika profesi dapat membantu membuat keputusan etik
lebih baik.
Collections
- Medical Education [2932]
