Problem Focused Coping dan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Abstract
Stres merupakan hal yang dapat membuat frustasi karena salah satunya
dapat disebabkan oleh keterlambatan dalam mencapai tujuan individu atau tekanan
yang diciptakan oleh persaingan antar individu. Dengan adanya penelitian ini,
bertujuan untuk mendapatkan informasi dan mengetahui apakah adanya hubungan
terhadap stres pada mahasiswa tingkat akhir. Jumlah partisipan dalam penelitian ini
sebanyak 251 responden dengan rentang usia 21 – 25 tahun. Alat ukur skala yang
digunakan penelitian ini berupa Student-Life Stress Inventory (SLSI) yang
dikembangkan oleh Gadzella (1994) dan Ways of Coping (WOC) yang
dikembangkan oleh Lazarus Folkman (1986). Hasil dari penelitian ini menyebutkan
bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara stres dan problem focused
coping pada mahasiswa tingkat akhir. Pada stres dan problem focused coping
menunjukkan hasil korelasi r sebesar -.127 dengan signifikansi nilai p= 0,044
(p<0,05). Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
hipotesis penelitian ini diterima. Data analisis uji beda, uji korelasi demografi (jenis
kelamin, usia, dan nilai IPK) menjadi diskusi untuk lebih lanjut.
Collections
- Psychology [2602]
