| dc.description.abstract | Makanan halal telah menjadi salah satu industri makanan yang paling menjanjikan
karena tingginya permintaan dari populasi Muslim yang tumbuh cepat. Penilaian
risiko dalam rantai pasokan makanan halal sangat penting untuk melindungi hak
pelanggan. Himpunan neutrosophic dapat menangani ketidakpastian,
ketidaktepatan, inkonsistensi, dan ketidakjelasan. Integrasi himpunan neutrosophic
dan metode Delphi-AHP diusulkan untuk menemukan risiko paling signifikan
dalam rantai pasokan makanan halal dan menghilangkan kerugian yang disebabkan
oleh metode konvensional. Sebuah studi cross-sectional dilakukan di industri
makanan halal di Indonesia. Sebuah survei online melibatkan delapan ahli rantai
pasokan makanan halal menggunakan kuesioner dua tahap untuk mendapatkan
penilaian ahli. Tahap neutrosophic Delphi menggunakan seleksi kriteria (d≥4,6875
atau C≥50%) dan 21 elemen risiko dipilih. AHP neutrosophic menilai peringkat di
antara empat kelompok kriteria risiko, yaitu, Risiko terkait Perencanaan (PL),
Risiko terkait pasokan (S), Risiko terkait produksi (P), Risiko terkait logistik (L). | en_US |