| dc.description.abstract | Persaingan industri manufaktur terus meningkat bahkan menimbulkan dampak
perekonomian yang semakin membaik juga bagi masyarakat dan menimbulkan beberapa
dampak negatif. Seiring dengan berjalannya waktu tuntutan konsumen akan kebutuhan
yang diperlukan membuat perusahaan semakin sadar bahwa dengan adanya kegiatan
melestarikan lingkungan hidup dapat mengurangi dampak yang diakibatkan. Salah satu
cara yang dapat dilakukan adalah pengelolaan SCM (Supply Chain Management).
Penerapan SCM merupakan salah satu bentuk perhatian yang dilakukan oleh perusahaan
untuk menjawab tuntutan konsumen dalam segi ketepatan barang dikirim dan kualitas
barang jadi yang terjamin. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai
performansi kinerja dari suatu perusahaan rantai pasok di PT. Wadja Karya Dunia yang
kemudian memberikan rekomendasi terbaik untuk meningkatkan performansi perusahaan
menjadi lebih baik. Metode yang digunakan oleh penulis berupa Analythical Hierarchy
Process (AHP) dan Supply Chain Operations Reference (SCOR) 12.0. Hasil penelitian
yang diperoleh bahwa perusahaan memiliki enam proses bisnis utama yaitu Plan, Source,
Make, Deliver, Return, dan Enable. Selanjutnya didapatkan metrik yang telah divalidasi
oleh expert yang bersangkutan sebanyak 37 metrik.Setelah seluruh metrik dianalisa,
didapatkan 10 metrik berwarna merah, 2 metrik berwarna hijau, dan 25 metrik berwarna
hijau. Hal akhir penelitian ini perusahaan memiliki nilai performansi kinerja sebesar
69,4% dari 100% dari periode Desember hingga Maret 2022 yang mengartikan
performansi perusahaan tergolong average. | en_US |