Evaluasi Pengelolaan Sampah di Pantai Pandansari dan Pantai Cangkring Bantul, D.I.yogyakarta
Abstract
Pantai Pandansari dan Pantai Cangkring merupakan salah satu pantai yang
berada di kawasan pesisir Kabupaten Bantul. Kawasan pesisir Bantul terbagi dari
beberapa aktivitas, baik dari penduduk lokal, pelaku parawisata maupun
pengunjung atau wisatawan. Aktivitas tersebut menyebabkan adanya timbulan
sampah pada kawasan pantai setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pengelolaan sampah di kawasan Pantai Pandansari dan Pantai
Cangkring, mengetahui timbulan dan jenis-jenis sampah yang dihasilkan mengacu
pada SNI 19-3964-1994 tentang metode pengambilan dan pengukuran contoh
timbulan dan komposisi sampah perkotaan yaitu selama delapan hari secara
berturut dan menggunakan metode Clean Oceans through Clean Communities
(CLOCC) untuk pengambilan dan pengukuran data komposisi dilakukan pada hari
genap. Timbulan sampah dapat diukur dengan kotak sampling berukuran 40 liter
kemudian dipisahkan sesuai dengan komposisi jenis sampah dan ditimbang
beratnya. Berdasarkan hasil sampling timbulan sampah yang dihasilkan dari
warung makan Pantai Pandansari sebesar 14,9 kg/hari atau sebesar 71,8 liter/hari
dan untuk timbulan sampah yang dihasilkan dari warung makan Pantai Cangkring
sebesar 38,4 kg/hari atau sebesar 155,9 liter/hari. Komposisi terbesar dihasilkan
oleh tempurung kelapa, yaitu sebesar 79%, kemudian diikuti oleh sampah plastik
8% dan organik 13%. Pengelolaan sampah di Pantai Pandansari dan Pantai
Cangkring masih minim sarana dan prasaran.
Collections
- Environmental Engineering [1826]
