Hubungan Antara Kelekatan Orang Tua dan Coping Stress Pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orang tua
dengan coping stress. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan
antara kelekatan ibu dengan coping stress dan adanya hubungan kelekatan ayah
dengan coping stress. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu
dengan menggunakan teknik purposive sampling. Responden berjenis kelamin laki-
laki dan perempuan, berusia 18 hingga 25 tahun, sedang mengerjakan tugas akhir
atau skripsi, masih memiliki orang tua lengkap (ibu dan ayah), dan tinggal bersama
orang tua. Subjek berjumlah 232 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala
Stress Coping Style Inventory (SCSI) untuk coping stress dan skala Inventory of
Parent and Peer Attachment (IPPA) - Revised version untuk kelekatan orang tua.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kelekatan orang tua (ibu)
dengan coping stress dan adanya hubungan antara kelekatan orang tua (ayah)
dengan coping stress. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa
terdapat hubungan positif yang signifikan antara kelekatan orang tua dengan coping
stress. Semakin tinggi kelekatan ibu maka akan semakin tinggi pula coping stress-
nya. Sebaliknya, semakin rendah kelekatan ibu maka semakin rendah pula coping
stress. Begitu pun dengan kelekatan ayah, semakin tinggi kelekatan ayah maka
akan semakin tinggi pula coping stress-nya. Sebaliknya, semakin rendah kelekatan
ayah maka semakin rendah pula coping stress. Maka dari itu dapat diketahui bahwa
hipotesis dalam penelitian ini diterima
Collections
- Psychology [2602]
