| dc.description.abstract | Indonesia termasuk negara agraris dimana sebagian besar penduduknya bermata
pencaharian sebagai petani. Melihat prospek dibidang perkebunan dan pertanian
yang terus meningkat dimasa yang akan datang maka kebutuhan pupuk juga akan
meningkat. Tugas akhir ini membahas perancangan pabrik kalium sulfat dari abu
janjang kelapa sawit dengan kapasitas 10.000 ton/tahun. Kalium sulfat merupakan
sumber kalium dalam pertanian, terutama untuk tanaman yang peka terhadap
klorida. Pupuk kalium sulfat (K2SO4) mengandung unsur kalium (K) yang sangat
diperlukan dalam proses menyuburkan tanaman. Kalium (K) berfungsi untuk
merangsang pertumbuhan akar dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap
penyakit dan hama. Sedangkan, Abu janjang kelapa sawit mengandung banyak
unsur kalium sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan
produktivitas tanaman. Selama ini tandan kosong merupakan limbah padat organic
dari pabrik sawit yang limbah nya diarea pabrik sawit merupakan kendala karena
volumenya amat besar. Dengan demikian, pabrik ini diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi limbah abu janjang kelapa sawit.
Pabrik ini direncanakan di Kawasan Manyar, Gresik. Evaluasi ekonomi
menunjukkan tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 18% sebelum pajak
dan 14% setelah pajak. Analisa kelayakan menunjukkan bahwa pabrik ini layak
secara teknis dan ekonomis. Dengan demikian, tugas akhir ini diharapkan dapat
memberikan kontribusi pada pengembangan industri kimia di Indonesia dan
meningkatkan efisiensi produksi kalium sulfat. | en_US |