Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotik menggunakan Klasifikasi AWaRe di Apotek UII Farma Periode Tahun 2023
Abstract
Latar belakang : Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan
masyarakat di negara berkembang. Penggunaan antibiotik di apotek Yogyakarta
ditemukan 191 resep yang terdapat antibiotik perbulan dan penggunaan yang relatif
tinggi dapat menyebabkan resistensi anitbiotik sehingga diperlukan penerapan
kewaspadaan standar di fasilitas pelayanan kesehatan. AWaRe merupakan
klasifikasi yang dikembangakan oleh WHO dengan tujuan mengurangi potensi
peningkatan resistensi antibiotik. Terutama kelompok Access yang dapat
diresepkan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil penggunaan jenis antibiotik
dengan klasifikasi AWaRe dan kesesuaian penggunaan antibiotik berdasarkan
frekuensi, dosis, dan durasi di Apotek UII Farma pada periode 2023.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan
desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data secara retrospektif. Data
diperoleh dari resep yang terdapat antibiotik di Apotek UII Farma selama periode
bulan Januari-Desember 2023.
Hasil : Karakteristik pasien tertinggi pada usia 17-25 tahun sebanyak 54,74% dan
jenis kelamin perempuan sebanyak 59,21%. Penggunaan antibiotik tertinggi yaitu
sefiksim sebanyak 37,14% dan sefadroksil sebanyak 31,56%. Klasifikasi AWaRe
didapatkan kelompok Access sebanyak 76,92%; Watch sebanyak 23,08%; dan
Reserve sebanyak 0%. Berdasarkan kesesuaian durasi penggunaan antibiotik
tertinggi adalah sefadroksil sebanyak 31,56%, sedangkan kesesuaian dosis dan
frekuensi tertinggi adalah sefiksim sebanyak 37,14% dan 37,01%. Berdasarkan
kesesuaian penggunaan antibiotik yaitu sesuai sebanyak 53,74% dan tidak sesuai
sebanyak 46,26%.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa penggunaan jenis antibiotik di Apotek UII
Farma 76,92% dengan kategori Access; 23,08% kategori Watch; dan 53,74%
sesuai.
Collections
- Pharmacy [1909]
