Show simple item record

dc.contributor.authorAfrinda, Nabila Notariyanti
dc.date.accessioned2024-10-25T07:40:34Z
dc.date.available2024-10-25T07:40:34Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53201
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan electronic word of mouth dan impulsive buying. Hipotesis pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara electronic word of mouth dengan impulsive buying pada pengguna Shopee. Jumlah partisipan pada penelitian ini sebanyak 218 pengguna aktif Shopee yang terdiri dari 58 laki-laki dan 160 perempuan. Alat ukur Electronic word of mouth didaptasi dari hasil translasi berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bambauer-Sachse dan Mangold (2011). Alat ukur yang digunakan pada variabel Impulsive buying diadaptasi dari Impulsive buying Tendency Scale (IBTS) (Verplanken dan Herabadi, 2001). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara variabel electronic word of mouth dengan impulsive buying. Berdasarkan dari hasil tersebut, diketahui bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara electronic word of mouth dan impulsive buying pada pengguna Shopee. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi sifat electronic word of mouth maka dapat menahan impulsive buying yang dimiliki pengguna Shopee. Sebaliknya, semakin rendah sifat electronic word of mouth maka dapat mendorong impulsive buying yang dimiliki pengguna Shopee. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis dari penelitian ini diterima.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectElectronic Word Of Mouthen_US
dc.subjectImpulsive Buyingen_US
dc.subjectShopeeen_US
dc.titleElectronic Word Of Mouth dan Impulsive Buying Pada Pengguna Aplikasi Shopeeen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320146


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record