Show simple item record

dc.contributor.authorNoveli, Aliyya Welbi
dc.date.accessioned2024-10-25T07:26:09Z
dc.date.available2024-10-25T07:26:09Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53197
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan pada pasien Gastroesophageal Reflux Disease. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara penerimaan diri dengan kecemasan. Jumlah pasien pada penelitian ini ada 120 pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) yang berusia 18-59 tahun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Alat ukur pada skala penerimaan diri menggunakan Berger’s Self Acceptance Scale oleh Berger (1952). Sedangkan alat ukur pada kecemasan menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dengan 21 aitem dari Antony, dkk (1998) yang dimodifikasi DASS oleh Lovibond & Lovibond (1955). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis diterima dengan nilai p= 0.000 (p<0.05) dan r = 0.507 yang menunjukkan semakin tinggi penerimaan diri seseorang maka semakin rendah kecemasan yang dialami.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenerimaan Dirien_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.subjectGastroesophageal Reflux Disease (GERD)en_US
dc.titleHubungan Antara Penerimaan Diri dengan Kecemasan pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18320092


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record