Kajian Potensi Asam Lemak Omega 3 Sebagai Antiinflamasi Terhadap Kadar Hs-crp Pada Pasien Penyakit Arteri Koroner: Sebuah Scoping Review
Abstract
Latar Belakang:
Penyakit arteri koroner merupakan penyakit jantung yang disebabkan karena
adanya proses aterosklerosis yang menyebabkan peningkatan pada jumlah
biomarker inflamasi seperti protein fase akut, salah satunya yakni protein C-reaktif
atau C-Reactive Protein (CRP). Peningkatan tersebut menjadi indikasi adanya
inflamasi tingkat rendah. Mekanisme kerja asam omega-3 terhadap kadar
mediator inflamasi hs-CRP diketahui sebagai antiinflamasi sudah banyak dikaji.
Berangkat dari hal tersebut, perlu dilakukan analisis mengenai hal ini. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut potensi asam lemak omega 3 terhadap
kadar hs-CRP pada pasien dengan penyakit CAD.
Metode Penelitian: Sumber data yang digunakan adalah original article dengan
topik potensi asam lemak omega-3 sebagai antiinflmasi terhadap kadar hs-CRP
pada pasien CAD, berbahasa Inggris, dan dipublikasikan dalam tahun rentang
2014-2024. Database yang digunakan adalah Pubmed, Cochrane Library, Science
Direct, dan Springer Link. Artikel ditelusuri menggunakan strategi Boolean search.
Artikel dipilih menurut panduan PRISMA-ScR. Kemudian, dilakukan proses
ekstraksi data,item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan review.
Hasil: Dari 11 artikel yang lolos seleksi dan terinklusi, didapatkan bahwa adanya
penurunan kadar hs-CRP yang signifikan terdapat pada pemberian softgel omega
3 fatty acid 4 gram per hari (setiap softgel mengandung EPA 180 mg dan DHA 120
mg) selama 2 bulan, pemberian empat softgel omega 3 PUFA perhari yang setiap
softgel-nya mengandung EPA 720 mg dan DHA 480 mg selama 8 minggu,
pemberian kapsul omega 3 PUFA 2 gram per hari yang mengandung EPA 46%
dan DHA 38% selama 8 minggu, pemberian suplementasi flaxseed oil 1 gram
(mengandung ALA 400 mg) selama 3 minggu, pemberian suplementasi minyak
ikan 1 gram (mengandung EPA 250 mg dan DHA 150 mg) selama 3 minggu,
pemberian kombinasi suplementasi dua kapsul asam lemak omega 3 dari flaxseed
oil 1 gram per hari dan vitamin D 50.000 IU setiap 2 minggu, pemberian telur ayam
yang diperkaya omega 3 PUFA 1053 mg, dan pemberian empat kapsul omega-3
ethyl ester merk LOVAZA per hari dengan total daily dose EPA 1,86 gram dan
DHA 1,5 gram dengan pengobatan statin.
Simpulan: Asam lemak omega-3 berpotensi sebagai antiinflamasi pada pasien
CAD dengan menurunkan kadar biomarker pro-inflamasi hs-CRP yang
dikonfirmasi melalui temuan bukti ilmiah dengan hasil signifikan. Sebagian kecil
penelitian menunjukan penurunan kadar hs-CRP yang tidak signifikan, namun hal
tersebut dapat dikarenakan faktor lain dan yang tidak dapat dikontrol oleh peneliti.
Collections
- Medical Education [2954]
