| dc.description.abstract | Latar Belakang : Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak negatif bagi fisik dan
psikologis. Kondisi psikologis yang umumnya diderita adalah gangguan depresi.
Pada penderita Lupus Eritematosus Sistemik (LES), banyaknya gejala yang
dirasakan oleh penderita dapat memengaruhi psikologis hingga timbul depresi dan
memperburuk kualitas hidup penderita.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat depresi dan kualitas hidup pada
penderita LES pada masa pandemi COVID-19.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dan sampel diambil
dengan metode consecutive sampling. Pengukuran kualitas hidup menggunakan
kuesioner Lupus Quality of Life (LupusQoL) dan pengukuran tingkat depresi
menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Pengambilan data
dilakukan menggunakan google form. Subjek yang digunakan memenuhi kriteria
inklusi : Penderita LES yang berusia 18 – 49 tahun dan mengikuti penelitian
setelah menyetujui informed consent. Analisis data menggunakan SPSS.
Hasil : Analisis data menggunakan uji Spearman, didapatkan hubungan yang
signifikan antara tingkat depresi dan kualitas hidup (p = 0,000 dan r = -0,485). Dari
96 sampel didapatkan rata-rata nilai LupusQoL sebesar 59,95 dan skor depresi
sebesar 13,5.
Kesimpulan : Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat depresi
dan kualitas hidup penderita LES di masa pandemic COVID-19. | en_US |