Show simple item record

dc.contributor.authorSalma, Labibah Gina
dc.date.accessioned2024-10-25T06:31:03Z
dc.date.available2024-10-25T06:31:03Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53174
dc.description.abstractLatar Belakang : Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak negatif bagi fisik dan psikologis. Kondisi psikologis yang umumnya diderita adalah gangguan depresi. Pada penderita Lupus Eritematosus Sistemik (LES), banyaknya gejala yang dirasakan oleh penderita dapat memengaruhi psikologis hingga timbul depresi dan memperburuk kualitas hidup penderita. Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat depresi dan kualitas hidup pada penderita LES pada masa pandemi COVID-19. Metode : Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dan sampel diambil dengan metode consecutive sampling. Pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner Lupus Quality of Life (LupusQoL) dan pengukuran tingkat depresi menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Pengambilan data dilakukan menggunakan google form. Subjek yang digunakan memenuhi kriteria inklusi : Penderita LES yang berusia 18 – 49 tahun dan mengikuti penelitian setelah menyetujui informed consent. Analisis data menggunakan SPSS. Hasil : Analisis data menggunakan uji Spearman, didapatkan hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dan kualitas hidup (p = 0,000 dan r = -0,485). Dari 96 sampel didapatkan rata-rata nilai LupusQoL sebesar 59,95 dan skor depresi sebesar 13,5. Kesimpulan : Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat depresi dan kualitas hidup penderita LES di masa pandemic COVID-19.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDepresien_US
dc.subjectLupusen_US
dc.subjectKualitas Hidupen_US
dc.subjectPandemien_US
dc.titleHubungan Antara Tingkat Depresi dan Kualitas Hidup Penderita Lupus Eritematosus Sistemik (LES) pada Masa Pandemi Covid-19en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record