Permasalahan Kulit Terkait Penggunaan Masker pada Karyawan Rumah Sakit Umum Daerah Nyi Ageng Serang Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo
Abstract
Latar Belakang: Selama pandemi COVID-19 guna mencegah transmisi virus
SARS-CoV-2, petugas kesehatan wajib mengenakan masker setiap hari.
Dilaporkan terjadi peningkatan kasus permasalahan kulit pada area yang tertutupi
masker. Penggunaan masker dalam jangka panjang menyebabkan tekanan,
gesekan, peningkatan suhu, kelembaban udara berlebihan yang dapat
menyebabkan gangguan fungsi lapisan pelindung kulit dan peningkatan sekresi
sebum.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara permasalahan kulit dan
penggunaan masker pada karyawan RSUD Nyi Ageng Serang.
Metode Penelitian: Studi cross-sectional observasional analitik. Dilaksanakan
pada bulan Mei hingga Juli 2022 di RSUD Nyi Ageng Serang. Pengumpulan
sampel menggunakan teknik total sampling. Sebanyak 101 responden
berpartisipasi mengisi kuesioner Google Form. Data dianalisis menggunakan
analisis univariat dan analisis bivariat dengan Chi-Square.
Hasil: Responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 66.3%. Permasalahan
kulit terkait masker terjadi pada 29 responden (28,7%). Permasalahan kulit
terbanyak adalah jerawat (14,8%). Lokasi yang paling umum di pipi (15,8%) dan
dagu (15,8%). Jenis masker yang paling sering digunakan yaitu masker medis
(62.4%). Frekuensi penggantian masker sebanyak 2 kali (42.6%) dan >2 kali
(48.5%). Durasi penggunaan masker paling sering yaitu 4-8 jam (76.2%).
Kesimpulan: Kejadian permasalahan kulit yaitu 28,7% dari total populasi.
Terdapat hubungan yang signifikan antara permasalahan kulit dengan jenis
masker (p = 0,007) dan jenis kelamin (p = 0,027), namun tidak ada hubungan yang
signifikan antara permasalahan kulit dengan frekuensi penggantian masker dan
durasi penggunaan masker.
Collections
- Medical Education [2954]
