• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica L.) Terhadap Regenerasi Sirip Kaudal Ikan Zebra (Danio Rerio) Berdasar Pengamatan Ekspresi Gen SHH (Sonic Hedgehog)

    Thumbnail
    View/Open
    18613021.pdf (3.727Mb)
    Date
    2022
    Author
    Puspitasari, Dyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Luka merupakan kerusakan pada kulit yang kerap ditemui pada kehidupan sehari-hari. Salah satu tanaman dengan khasiat penyembuh luka yaitu pegagan (Centella asiatica L.) yang memiliki senyawa aktif asiatikosida. Senyawa tersebut juga memiliki aktivitas antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif dan diduga dapat meningkatkan ekspresi gen SHH (sonic hedgehog). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas ekstrak pegagan sebagai penyembuh luka dan penstimulus ekspresi gen SHH menggunakan model ikan zebra. Sebanyak 150 ikan zebra dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kontrol normal (amputasi sirip dan tidak diberi ekstrak) dan 2 kelompok perlakuan (amputasi sirip dengan pemberian ekstrak pegagan dosis 2,5 ppm dan 5 ppm). Pengamatan regenerasi dilakukan setelah hari ke-5 amputasi, dilanjutkan pengamatan ekspresi gen pada RT-PCR. Data penelitian berupa persentase regenerasi dan nilai ekspresi gen yang dianalisis menggunakan uji One Way Anova (p < 0,05) dan Post Hoc Tukey HSD. Hasil rata-rata persentase regenerasi sirip kaudal ikan zebra pada kontrol normal, 2,5 ppm, dan 5 ppm berturut-turut 26,55%; 32,22%; dan 41,46%. Analisis statistik menunjukkan dosis 5 ppm berbeda signifikan dengan kontrol normal (p<0,05). Adapun nilai ekspresi gen secara berturut-turut 4,83 (kontrol normal); 5,52 (dosis 2,5 ppm); dan 9,81 (dosis 5 ppm) yang tidak berbeda signifikan (p>0,05). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan pemberian ekstrak daun pegagan dengan dosis 5 ppm lebih efektif dibanding 2,5 ppm dalam mempercepat regenerasi sirip kaudal dan meningkatkan ekspresi gen SHH.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53168
    Collections
    • Pharmacy [1909]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV