Kajian Efek Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Sistem Saraf Pusat: Scoping Review Of Preclinical Evidence
Abstract
Latar Belakang: Moringa oleifera atau yang biasa disebut kelor adalah satu
tumbuhan yang sangat mudah ditemukan di Indonesia serta memiliki kandungan
gizi yang sangat baik. Tujuan review ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari
kelor terhadap sistem saraf pusat, yang memiliki fungsi vital dalam kehidupan
individu.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dari penelitian
eksperimental terhadap hewan coba. Artikel yang digunakan terbit dari tahun
2011-2021, berupa original article, dan dicari melalui 7 e-database yaitu PubMed,
ScienceDirect, PringerLink, ProQuest, Hindawi, EBSCO, dan Google Scholar.
Artikel dipilih sesuai dengan alur PRISMA-ScR.
Hasil: 53 artikel digunakan dalam penelitian ini. Hasil yang didapatkan yaitu kelor
dapat mempengaruhi tingkat aktivitas rearing, grooming, strecth attend posture
(SAP), pergerakan, eksplorasi, perilaku kecemasan, sebagai antidepressan,
sedatif, antikonvulsan, meningkatkan performa sensorimotor dan fungsi kognitif.
Kelor juga memiliki pengaruh yang beragam terhadap morfologi, histomorfologi,
dan biomolekuler sistem saraf pusat.
Kesimpulan: Kelor memiliki pengaruh terhadap berbagai aspek sistem saraf pusat
yakni dapat mempengaruhi aktivitas perilaku, kemampuan kognitif, gambaran
histomorfologi dan biomolekular jaringan.
Collections
- Medical Education [2954]
